AKU YANG SEMAKIN JAUH
aSSalamualaikum wbt....
Aku sihat sejahtera di sini....menulis apa yang terbuku dihati...terluah tidak dari bibir cuma dari bait² patah kata....
Aku di Skudai Johor Bahru...hujan renyai² mula membasah bumi...Seakan memahami apa yang tersimpan dihati...Aku yang semakin jauh....
Setiap panggilan tidak berjawab...setiap msg yang aku terima tidak aku balas...Tidak dalam kesombongan atau kesibukkan...Aku cuma ingin bersendiri...Jauh dari segala yang menyemakkan dada dan minda....Aku ingin ketenangan walau sedikit cuma....
Berhadapan yang staff² yang baru..berbagai ragam...ada kala membuatkan aku pening yang panjang...Hati ingin meradang...namun aku lebih selesa membiarkan perkara berlalu untuk seketika...mencari ruang untuk bersuara dengan setenang yang mungkin...
Kerana aku jarang bersuara...dan bila tahap kesabaran aku terhakis...semua akan mengenang kembali setiap bait kata yang lahir dari bibir aku....kata² yang sangat kejam...kata² yang memungkinkan aku menjadi musuh kamu yang utama...
My Farina ada di Kuala lumpur dengan 3 cinta dihati....Sekian lama terpisah aku akui aku semakin rapat dengannya...dan begitu juga anak² kami....seakan tidak mahu lagi berpisah dengan mummy tercinta...aku membiarkan mereka menghabiskan masa bersama....
Tengahari tadi....staff aku bawak seorang budak perempuan bermasalah berjumpa dengan aku....masalahnya dia sudah 2 malam tidak pulang ke rumah penginapan yang disediakan...dia bermalam di rumah teman lelaki yang baru 3 minggu berkenalan...
AKU : " Pergi mana 2 malam takdak kat sini " <------ Aku suka bercakap orang utara .
DIA : Tidur rumah teman Pak Edil...
AKU : Rumah kamu tak cukup luas untuk kamu tidur?
DIA : Enggak ahh...( tersenyum² macam %^&* gatal )
AKU : Kamu punya masalah?? dengan tempat kerja? dengan kawan²?
DIA : Enggak ahh...semuanya ok...
AKU : Habis tuh kenapa ta balik rumah?? Kalau kamu kena r0g0l ke..ramp0k ke?? macamana?? apa saya nak jawab dengan org tua kamu??
DIA : ( senyum ... pandang tepat ke muka aku )
AKU : Kamu tidur rumah teman lelaki kamu?? Mau saya cakap dengan ibu ayah kamu?
DIA : Jangan Pak....Aku merayu jangan...
AKU : Kenapa?? takut dapat malu?? Dengan saya kamu tak malu?? dengan kakak² kamu yang jaga kamu kat sini kamu tak punya perasaan malu?? ( warden ) dengan teman² kamu tak malu?
DIA : ( diam dan memandang kamu )
AKU : Ini malam, saya akan telefon mak ayah kamu di Ind0n sana..saya mau bilang kamu suka tidur rumah teman lelaki kamu...kamu sudah pandai berbohong...kamu sudah lupa diri"..
DIA : Jangan Pak ...Mau masuk kubur mamak sana ayah aku...
AKU : Mulai hari ini setiap hari saya mau kamu melapor pada saya setiap kali kamu mau berangkat....Jangan sampai saya yang terpaksa suruh kakak² kamu mencari kamu....Saya rasa tapak tangan saya sudah cukup besar untuk hinggap di pipi kamu....
Dan petang tadi....sebelum dia pergi kerja...dia datang kepada aku...mengucap salam...memohon maaf....dan berjanji akan berubah...
Doa dari aku semoga Allah sentiasa menjauhkan dirinya dari maksiat dunia...dan memaafkan kesilapannya....
Melihat dia...mengingatkan aku seketika...saat aku mengambil dia dari orang tuanya...melihat airmata yang mengalir dari kelopak tua ibunya....mengharapkan agar anak yang berdagang ke negara orang untuk mencari rezeki yang halal...tidak meninggalkan solat dan sentiasa menjaga kehormatan diri....
Dan kesedaran untuk diri sendiri...aku harus disini..membimbing adik² kecil ini..anak² dagang yang semakin lupa diri....
Posted at 11:03 am by redza
Permalink